Welcome to my cold heart

Sabtu, 31 Desember 2011

Leave All Out The Rest

hehehe judul lagunya linkin' park tuh, wkwk. yah itulah perasaanku saat ini. tahun 2012 sudah terpijak, tanpa kehadiran pajak (?).  ada banyak hal yang terlupakan di tahun ini, kenapa? karena pas tahun ini adalah tahun dimana aku harus melakukan self-repair, kenapa?
1. pada jaman dahulu kala, ketika aku masih mikir untuk tetap jomblo dan bebas dari komitmen, muncullah pacar dari seorang temanku yang termasuknya cantik. ternyata orangnya wellcome banget sama aku, dan singkat cerita aku sama dia jadi adek-kakak secara de facto. bulan demi bulan berlalu, dan lama-lama aku makin kecanduan sama dia. aku suka sama gaya curhatnya, dan aku juga kadangan curhat sama dia. suatu saat dia udah gak kuat lagi ngadepin aku, dan dia curhat ke kakaknya yang lain. dan dia salah kirim, gimana coba? alhasil pecahlah perang yang cukup lama, sampai aku masuk SMA baru dia nyataken dia ngerasa bersalah, tapi berhubung otakku lagi mandan jail, ya sudah aku tusuk-tusuk sekalian perasaannya. {Tercio's step sister, ICP}
2. pada abad pertengahan aku dikenalin sama Radit ke Dewa (dia ini cewek lho, bayangkan). si Dewa ini menurut rumor suka sama aku, ya sudah berhubung aku juga lagi kosong aku deketin dia dan, berhasil. tapi dia punya sahabat namanya AA, dia ini naksir Dewa tapi gagal nembak. (hey heartseeker biasanya menang kan?) suatu hari Dewa mutusin aku DEMI AA! (winterstorm!!) pengkhianatan apa lagi ini? tapi gapapalah kalau aku kasih maaf, suatu hari aku juga bakal dimaafkan kan? hehe. lagipula jadi bisa aku manfaatin. toh aku sudah tersakiti.. (wes lebay deh). alhasil juga nambah deh orang yang ngerasa bersalah sama aku. {Dimitri Suleimanov's Death and Revenge}
Dan akhirnya perasaanku pecah menjadi serabut-serabut kecil. (eh ada yang ketinggalan, si Lidya waktu aku baru masuk SMA aku tembak, pacaran cuma 5 hari, dia mutusin aku. tapi sekarang jadi kangen dan ngerasa bersalah, rasain deh wkwk). terus semakin kesini semakin banyak kenangan manis ataupun pahit yang hilang, ya, sesuai dengan judulnya, Left behind gitu hehe.
3. Pengkhianatan temen dari SMP juga najisi banget tau. untung sekarang udah reda wkwk. jadi gak usah dibahas ya? {Vasili Rumanov's step}
Eits, tunggu dulu. tapi ada satu hal yang sampe sekarang masih ada, yaitu pacarku yang ke-3 (dan aku juga pacarnya yang ke-3) yaitu, jeng"""", Amaya usagi, dengan 'sedikit' (sedikit apaan? 2 kali ditolak, terakhir dia menyerahkan diri wkwk banyak tau) perjuangan dan taktik, berhasil kudapatkan, hehehe. secara gituloh, cantik, baik, bisa main piano, siapa sih yang gak suka (tapi kata pak bangun, orang itu mirip sama pacarnya, dan gaya marah amaya itu mirip sama aku, hedeeh terbukti), single lagi, dan dihatinya ada celah sempit yang akhirnya bisa aku susupi. {Dimitri Rumanov's first shot}. dan keliatanya dia pinter tuh, cuma lagi down aja, semoga tahun ini dia bangkit hehehe...

Selasa, 27 Desember 2011

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

LIPI, itu singkatannya, besok aku beserta anak KIR yang lain kesana, di Kebumen, asyiiik (siap").
Besok harus berangkat pagi-pagi, tapi udaranya panas jadi gak bisa tidur, jadinya posting aja deh....

Minder

Reader sekalian tau minder kan? perasaan yang mengecilkan mental kita di dalam dunia pergaulan. bisa dialami siapa aja loh, tanpa pandang bulu, termasuk aku..
sekarang ini aku lagi minder kuadrat. kenapa? karena, alasan utamaku adalah gak ada yang perhatiin aku disekolah (payah deh). pada asik sama dunia masing-masing (ato aku yang asik sama dunia sendiri ya). biasanya aku jarang-jarang curhat gini, tapi rasanya gak tertahankan deh. bayangin aja, liburan jarang ketemu pacar, terus gak ada temen yang tanya gimana kabarku, ya menyedihkan emang. keliatannya emang aku yang salah nih, sibuk sama dunia sendiri.
tapi, rasanya gak perlu lama-lama deh sedihku (cies), soalnya masih ada keluarga, temen exskul (besok ke LIPI asyiiik), ada pacar yang selalu ada buat aku, tapi walaupun begitu tetep pingin berdiri sendiri.
bentar lagi tahun baru, resolusiku apa ya? mungkin, membaur. secara di kelas aku sering (di)tinggalin temen-temenku, gak tau kenapa. yah emang itu diluar kendaliku. mungkin juga karena ada sedikit faktor kesombongan dihatiku kali ya? jadi harus bebenah nih.
tapi tetep aja, kali ini aku kesepian (atau gara-gara keseringan liat facebook sama blog orang ya? sama twitter juga), mungkin emang aku gak cocok sama yang namanya long contact, lebih cocok kalau face to face ghetooo (idih).... yah begitulah aku, remaja yang berusaha untuk stabil, walaupun kadang jadi labil...

Rabu, 14 Desember 2011

Inspirasi

malam yang sepi ini
aku dihampiri
oleh inspirasi
untuk setiap puisi

   malam begitu damai
   seperti tarian lemah gemulai
   waktu yang tepat untuk bersantai
   menyisakan hanya permai

akan kusentuh hatimu
dengan inspirasiku
akan kuberitahu
apa yang aku tahu

   bintang yang tak berbaris
   awan yang tak mengiris
   tanpa ada tangisan miris
   tanpa ada hujan gerimis

Tak Lagi Sepi

Angin dingin semilir
menyentuh lubuk hati
dalam diri yang sepi
tapi apakah hati ini benar-benar sepi?

     kubuka dalam diri
     hal yang lama ku nanti
     setiap sisi yang diisi
     oleh setiap isi

ego yang terkurung sepi
damai yang berselimut sepi
indahnya malam yang sepi
datang tuk menghampiri

     aku yang tak lagi sendiri
     yang tak perlu berjalan dalam sepi
     namun berdampingan di sisi
     sebelah sisi jalan yang sepi

Parkir bentar Panzer gue Capek

hello human wkwk. apa kabar to? hari ini kan hari-hari kosong setelah perjuangan berat, jadi parkir dulu hehe. ya walaupun panzer ku ini (Tiger 1 russian model) ga selalu menang, namun cukup membantu lho. sekarang, mesinnya udah lambat, jadi mungkin udah harus ganti...

Dimitri Rumanov, yah itu namaku. Sekarang aku yang memimpin langsung Panzer 7th Division, setelah Dimitri Suleimanov. yah aku emang pemimpin baru, jadi ya mandan kepriwe, beda sama 2 orang sebelumku. Tercio, ato 'ketiga', hancur ketika dia dikhianati adik angkatnya sendiri, dan penerusnya pun terjebak dalam hati adik angkat Tercio. Emang lumayan cantik sih, tapi kan aku 'orang baru', jadi ya mending gak usah diinget.
Tercio kan ketiga, trus siapa kedua? pertama? hehe. gini, itu caraku untuk tetap bertahan hidup, berpikir seolah-olah aku orang lain, sehingga sakit hati yang kurasakan seolah-olah perasaan kasihan kepada seorang teman. jadi maklumlah jika aku sering mengganti nama di fb atau tempat lain.
Dan sekarang, aku harus menghadapi banyak persoalan, tapi, seperti kata salah seorang temanku, "Ngapain dipikirin, yang penting hepi". ya itulah motto hidupku sekarang. memang kita tidak akan bisa menyelesaikan masalah sekaligus, jadi biarkan saja sampai masalah tersebut reda dengan sendirinya..
kenangan masa lalu, banyak yang hilang dari pikiranku. itu karena mungkin, terlalu banyak kenangan pahit. jadi, ya sudahlah, hehe...
 Kadang, aku gak peduli dengan masa lalu orang lain. bukan karena aku cuek, tapi aku miris sama mereka. terlalu kasihan, sehingga menambah beban pikiranku. lagipula, hidupku sudah cukup rumit kok..
sebenernya kamu bisa bikin semua masalah simpel, kalau ada orang yang ribut tentang masalahmu, santai saja, toh itu masalahmu, bukan masalah dia, jadi buat apa dia ribut tapi dia gak bisa apa-apa buat bantu, betul?

Senin, 12 Desember 2011

Catatan Kecil sang Ketua

aku sudah katakan apa saja yang harus aku katakan, kini aku hanya akan meninggalkan semua yang telah tercetak dalam 1 semester ini, kini aku hanya akan menyisakan celah sempit untuk kalian. Mereka bilang, manusia akan menyukuri pemberian kecil, dan melupakan segala pemberian besar. memang sangat tidak berguna untuk mengkritik orang yang tidak mau mendengarkan kritikan, jadi sengaja aku biarkan agar mereka jatuh terperosok dalam kesalahan yang semakin dalam. orang bodoh, bukanlah orang yang memiliki nilai yang rendah, orang bodoh, adalah mereka yang tuli karena lidah mereka, yang menganggap bahwa diri mereka tidak pantas untuk di kritik, yang merasa mereka memiliki pola pikir terbaik. ada salah satu kisah, dimana ada seseorang yang merasa rupawan, padahal ia buruk rupa. dia tidak menyadari kelemahannya itu, padahal dia tau, itu karena dia menganggap bahwa pola pikirnya yang paling benar. musuhmu, bisa jadi ada di pihak yang benar, dan kau adalah orang yang salah samasekali. jika kau dapat menerima kritik dari musuhmu, maka kau adalah orang yang kuat, dan sanggup hidup dalam kondisi yang cukup sulit. namun, jika kau tak pernah samasekali mendengar, menghargai musuhmu, kau tidak akan pernah tau jalan untuk berkembang, karena jalan untuk berkembang adalah celah kelemahan. tak perlu musuh, kadang kala di dunia ini ada yang mulutnya seperti tidak pernah berhenti untuk menimpali semua perkataan orang. bayangkan saja kau bicara dengan orang seperti itu, kau akan cepat muak. dia, adalah contoh orang yang tuli karena lidahnya. adapun, banyak orang yang cepat tertelan gosip. itu wajar, namun yang perlu kau ketahui bahwa gosip tidak selamanya benar. toh, apa yang digosipkan juga bukan urusanmu. kenapa kau ikut campur? manusia, adalah makhluk Allah Swt. yang memiliki jiwa yang tenang, jadi bacalah tulisan ini dengan hati yang tenang. percayalah, apa yang aku katakan tidak akan mengecewakanmu. seringkali, kita mengacuhkan seseorang, dan datang kepadanya hanya jika kau butuh. hal yang akan kau dapatkan dari itu bahwa kau juga akan merasakan hal yang sama. manusia memang memiliki banyak kesalahan, namun kenapa kita tidak mau memaafkan? karena kita pun juga memiliki kesalahan. jika kita mudah memaafkan orang, insyaAllah kita juga akan cepat dimaafkan. kita tidak bisa menjadi bijaksana dengan kebijaksanaan orang lain, tapi kita bisa jadi berpengalaman dengan pengalaman orang lain, atau, kau bisa mencari pengalaman pribadi, itu akan lebih bagus, karena akan lebih mengasah hatimu. dan, setiap manusia memiliki hambatannya masing-masing, jadi kita tidak perlu melihat orang lain, karena hambatan kita memang berbeda-beda. percayalah bahwa apa yang kau alami sekarang adalah modal untuk bertahan hidup di masa depan. ingat, kesombongan, akan merendahkanmu ke dalam derajat yang paling rendah...

Jumat, 18 November 2011

No more winter…


11-11-2011… Tanggal ini, banyak orang yang menggunakannya sebagai tanggal pernikahan, tanggal jadian, dan lain-lain. Termasuk aku.


 

Tanggal ini aku, seneeeeng banget, u know? Tanggal ini, musim salju di hatiku sudah berlalu. Berganti menjadi musim semi. Seorang gadis cantik yang aku suka, akhirnya jatuh ke tanganku, setelah perjuangan yang cukup lama. Aku bahagia. Berasa seolah-olah aku mendapatkan semua yang hilang dari hidupku.

"Penakhlukan yang berlangsung selama sebulan itu menghasilkan korban yang tidak sedikit. Namun jumlah itu tidak ada apa-apanya dibanding korban pada front selatan. Dimana korban pada saat sekarang hanya 132 orang, sementara pada front yang lalu mencapai 1297 orang, dan salah satu battalion dari divisi Dimitri Suleimanov tersapu bersih. Bahkan sang pimpinan divisi sakit keras karena efek pertempuran. Sementara Vasili Suleimanov dan seluruh divisinya sudah ditarik mundur dengan hanya 2 kompi selamat. Dimitri Rumanov, yang kemudian mengambil alih pimpinan memutuskan untuk membentuk divisi baru, dengan kekuatan sekitar 3000 orang, untuk menjaga garis pertahanan front selatan. Dan selebihnya, pasukan difokuskan untuk menakhlukan daerah timur laut dan utara. Hasilnya cukup memuaskan…"

Oke, itulah kira-kira catatan hasil perjalanan hidupku, hehehe. Kalau gak maksud, ya, dimaksud-maksudin yah.. aku bukan gurumu…

Lampu Merah

aku ini jadi panutan lho di lampu merah. tapi aku rada bete juga. masa, pas lampu merah, aku berenti, yang lain pada ikut berenti. kalo lampu ijo, aku jalan, yang lain ikut jalan. aku sih seneng-seneg aja, tapi kok, kalo aku jalan terus pas lampu merah, cuma aku yang ditilang? beteeeee

Jumat, 04 November 2011

Hati Ini

Hati ini andai kau tahu
Lebih dingin daripada salju
Yang hidup dibalik kabut
Menanti sebuah ufuk

  Hati ini andai kau mengerti
  Terjebak dalam keheningan sepi
  Menutupi luka yang terpatri
  Yang memiliki banyak sisi

Hati ini andai kau mengenal
Hidup bertahan dari luka
Yang muncul dari sejumlah arah
Yang menganga dan terbuka

Rintik-Rintik

Rintik-rintik kecil
Adakah yang kau cari
Di Bumi ini
Sehingga kau kemari

    Rintik-rintik kecil
    Hal yang berarti
    Walau kadang orang tak peduli
    Atas hadirnya titik ini

Rintik-rintik kecil
Sanggupkah hapus luka dihati
Yang semakin terpatri
Tersimpan dalam palung hati

Senin, 31 Oktober 2011

Beberapa 'Kesalahan Kecil' Kita Terhadap Persepsi Materi

Biasanya kita mulai mikirin gimana susahnya orang tua kita menghidupi kita, sampai-sampai kita mempersulit diri sendiri. Sebenarnya itu kurang tepat, karena, mumpung masih muda, kita diberi kesempatan untuk 'sedikit' bersenang-senang.
Misalnya, kita mikirin, udah berapa duit yang orang tua kita keluarkan untuk menghidupi kita. Mungkin, ini tepat buat orang yang suka banget minta ini itu kepada orang tua, padahal dia sebenarnya tidak terlalu membutuhkannya. Tetapi, salah seorang teman saya yang sangat membutuhkan 'sesuatu' dari orang tuanya justru tidak memintanya. Mereka hanya memendam keinginan mereka tentang hal itu, padahal orang tua mereka sanggup memberikannya. Sebagai contoh, si A kepingin jadi dokter, tapi berhubung dia mikirin brapa duit yang harus orang tuanya keluarin buat nyekolahin dia, batal deh sekolah kedokteran.
Sebenarnya, kebahagiaan orang tua bukanlah pada seberapa hemat kita, sehingga tidak pernah minta 'sesuatu' kepada orang tua kita. Orang tua kita pasti akan bahagia jika kita mendapatkan apa yang kita inginkan. Orang tua kita bakal bahagia kalau mereka berhasil memberikan apa yang kita inginkan. Contoh nyata, saya pernah ketemu dengan supir angkot, tapi anaknya kuliah. Dia kerja keras buat anaknya, supaya anaknya bisa kuliah. Dia bahagia walaupun cuma supir angkot, yang penting anaknya bisa bernasib lebih baik darinya.
Jadi, tetaplah berbakti kepada orang tua, tapi dengan taraf yang wajar. Gak mungkin kan kita cari duit sendiri buat makan, sekolah, dll, dari kecil? jadi, kita memang butuh orang tua di bidang materi, selain di bidang afektif.. Getho?






-Nikmatilah hidup, karena hidup ini cuma sebentar-
~Dimitri Rumanov [Winterwolf]

Sabtu, 29 Oktober 2011

Escape from a Brokenheart

Oke, sebagian diantara kita para remaja sering merasakan sakit hati, atau, yang lebih sakit, patah hati. Entah itu ditinggal temen, pacar, sahabat, dan sebagainya. Dan, walaupun udah pernah sakit hati sebelumnya, kalau kita kena lagi, bakal terasa seperti pertama kali. Nah, berhubung patah hati itu bahaya untuk kesehatan (bisa melemahkan fungsi jantung lho, makanya hati-hati), berikut adalah tips dan trik serta teknik untuk meminimalisir efek negatif patah hati.
1. Tidur
Tidur aja kalau mulai kumat itu sakit hati. apalagi kalau udah malam. ngapain dipikirin, toh orang yang ninggalin kita juga gak akan balik, tidur aja, sedikit egois bolehlah. Tidur bakal bikin kita lupa sama yang namanya sakit hati, dan, memberikan kesempatan otak buat konsolidasi ulang badan kita.
2. Makan Coklat
Kenapa kita doyan makan coklat? (buat sebagian besar orang) Karena coklat itu enak. Coklat bisa memicu pengeluaran hormon yang bikin kita senang. Coklat juga minuman sehat lho, mengandung anti oksidan tinggi.
3. Nonton OVJ
Bukan promosi, tapi maksudnya nonton lawakan. jangan lupa ketawa, masa' nonton lawakan gak ketawa, gak lazim dong? Ketawa juga bisa merangsang pengeluaran hormon yang bikin kita merasa senang. Juga baik untuk kesehatan. Tapi jangan ketawa sendiri ya, nanti bermasalah kamu.
4. Curhat
Boleh juga, tapi sama orang terpercaya. Ceritain semua hal yang bikin kamu sakit hati, sampai puas. Itu aja udah cukup kok, minimal, apa yang ada dipikiran kamu keluar semua. Jadi plooong..
5. Cari Kesibukan
Bukan rahasia lagi, kalau pikiran kita tetap sibuk, kita gak bakal inget lagi itu sakit hati. Sibuk di program amal juga bagus. Sekalian beramal.
6. Ibadah
Nah, ininih, mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Daripada mikirin hal yang gak jelas, trus kesetanan, mending berdo'a aja biar masuk surga.
7. Hadapi Realita
Itu yang paling sulit, tapi kalau kamu udah bisa, kamu udah gak perlu lagi takut sama yang namanya sakit hati. 

Dan, jangan lupa, nikmati hidup, dan bersyukur. Hidup ini kan panjang kali lebar kali tinggi. Nikmatin ajaaa....

Low Latent Inhibition

Pernahkah kau mendengar istilah LLI (Low Latent Inhibition)? itu adalah suatu keadaan dimana seseorang sangat mendetail dalam memperhatikan sesuatu. Hal yang jika diderita oleh orang salah, akan menyebabkan autisme. Dan aku mungkin salah satu penderitanya.
Siang ini, aku bersepeda untuk membeli jus buah. gak jauh sih, paling cuma beberapa meter. Saat sang penjual jus sedang meracik bua-buahan yang enak untuk dijadiken jus, aku melihat sekeliling. Rumah, jalan, langit biru cerah, pasir jalanan, mobil, motor, orang lewat, pasar, blender sang penjual, dan yang lainnya. Seolah-olah aku baru pertama kali datang ke dunia ini. Mungkin, orang kebanyakan sudah sangat merasa bosan dengan pemandangan seperti itu, tapi aku menikmatinya. Orang-orang yang lalulalang, jalanan yang sepi, toko kelontong, awan tipis, pasir di pinggiran jalan yang beterbangan dihembus angin, dan sebagainya. Setiap yang aku dengar, aku lihat, aku rasakan, seolah-olah aku adalah seorang anak kecil yang baru bisa pergi keluar rumah untuk bermain. waktu berlalu begitu cepat, sampai saat ini aku telah memasuki masa remaja.
Udara cukup panas, diterpa sinar matahari. Namun angin sejuk berhembus, menyebabkan daun bergoyang dan debu bertebaran. Kuperhatikan setiap sisi jalanan ini, yang telah lama kulewati, namun tetap menarik untuk dilihat. Pemandangan seperti ini pun mungkin sering kau lihat.
Tidak ada lagu yang sedang kudengarkan, hanya desahan dahan ranting yang terhembus angin. sampai akhirnya, Adzan Dhuhur memanggil...

Indahnya Malam

Malam, hal yang menyertainya adalah gelap, cahaya, lampu, penerangan, tidur. tapi tahukah kamu, indahnya malam? Saat langit berubah hitam, dengan bintang atau awan mendung di langit, dengan atau tanpa bulan. Itulah malam. Mungkin, sebagian besar dari kita akan berpikir, untuk apa keluar malam? Atau jika yang terbiasa keluar malam, apakah mereka sering memperhatikan langit malam? Banyak cerita horor, yang mengambil latar malam. Para orang tua akan menyuruh anak-anaknya untuk tidur sebelum larut malam. Atau, yang biasa begadang, dapat nonton film layar lebar yang ditampilkan di TV saat malam. Namun, itu sajakah?
Keluarlah, lihat sekelilingmu saat malam. Lihat langit, bintang, awan, bulan, cahaya lampu dari rumah penduduk. Nikmatilah, lupakan segala beban yang ada, nikmatilah, rasakan dinginnya angin malam, rasakanlah, kebebasan jiwa di tengah malam. Lihat semua yang bisa kau lihat, gemerlap lampu penerangan, pohon-pohon, lampu penerangan kota, semuanya. Terutama bagi yang bekerja atau masih sekolah, nikmatilah malam, saat jelang libur, nikmatilah kebebasan itu. rasakanlah, indah malam itu.
Di tangan fotografer, kesunyian malam dapat dijadikan objek yang cukup indah. tentang segala yang ada pada malam, tanpa lampu flash....






-Hargailah setiap sisi kehidupan, agar dapat merasakan kebahagiaan-
~Dimitri Rumanov, the Winterwolf~